Dia mengungkapkan bahwa tembakannya itu dipegang oleh prajurit lain dan ribuan peluru akan ditembakkan. Bahkan, pernah terdapat kejadian peluru tersebut mengenai prajurit yang sedang latihan dopper.
Latihan ini bertujuan untuk melatih kepercayaan diri para TNI. Oleh sebab itu, saat prajurit di daerah operasi dan terkena tembak, mereka tetap bisa berani bergerak mengejar musuh.
“Kita tidak siap mati, tapi tidak boleh mati. Makanya gunakan taktik, gunakan perlindungan,”tutup Iwan.
(Fahmi Firdaus )