"Kami menyampaikan informasi tersebut kepada publik agar diketahui dan dipahamis secara bersama. Kami dari TNBTS mengimbau kepada masyarakat dan pengunjung, pelaku jasa wisata untuk senantiasa waspada, tetap tenang, waspada dan berhati-hati terhadap kondisi tersebut," jelasnya.
Dalam rekomendasi yang diberikan Badan Geologi disebutkan juga, wisatawan dan masyarakat dilarang memasuki areal kawah dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo, serta mewaspadai adanya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.
Namun direkomendasi yang disampaikan oleh Badan Geologi ditegaskan status Gunung Bromo masih berada di level II atau waspada sejak Sabtu pagi (4/2/2023) pukul 08.00 WIB.
(Qur'anul Hidayat)