Munculnya isu soal perjanjian politik ini diungkap oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. Dia mengatakan, perjanjian politik tersebut dibuat oleh Fadli Zon saat pencalonan Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta pada 2017 lalu.
Sandiaga menerangkan, dokumen perjanjian itu bersifat tertulis yang dirumuskan langsung oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Hanya saja, ia enggan menjelaskan lebih detail terkait isi perjanjian itu.
"Tertulis dan untuk episode itu saya mengusulkan Bang Akbar mengundang Fadli Zon, karena dia yang mendraft dan dia yang nulis tangan itu," kata Sandiaga dalam tayangan YouTube Akbar Faizal Uncensored dikutip, Senin (30/1/2023).
(Nanda Aria)