Daftar 7 Wartawan yang Merupakan Pahlawan Nasional, dari Adam Malik hingga Bung Hatta

Rina Anggraeni, Jurnalis
Kamis 09 Februari 2023 14:18 WIB
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Share :

Sebelum terjun ke politi, kemampuannya adalah dunia jurnalistik. Buktinya, ia pernah menjadi awak redaksi sejumlah media massa.

Beberapa surat kabar yang menjadi tempat Yamin berkecimpung di dunia jurnalistik adalah Panorama dan Kebangoenan. Ensiklopedia Sastra Indonesia milik Kemendikbudristek mencatat bahwa Yamin pernah menjabat sebagai Dewan Pengawas LKBN Antara pada 1961 hingga 1962.

2. Mohammad Hatta

Selain berjuang melawan pemerintahan kolonial Belanda dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, Mohammad Hatta yang lahir pada tanggal 12 Agustus 1902 ini pernah menggeluti dunia jurnalistik.

Ia mulai menulis ketika dirinya bersama Syahrir ditangkap dan diasingkan ke Digul, dan selanjutnya Banda Neira. Banyak artikel yang ditulisnya tertuang di koran-koran Jakarta dan berbagai majalah di Medan.

Artikelnya itu tidak terlalu memuat hal-hal yang berbau politis, melainkan lebih bersifat menganalisis dan mendidik pembaca. Daftar koran yang pernah menjadi tempat beliau menulis di antaranya, koran “Sin Tit Po”, Nationale Commantaren, dan Pemandangan, yang banyak berisi ajakan kepada rakyat Indonesia untuk tidak memihak pihak Barat maupun fasisme Jepang.

3. Ki Hajar Dewantara

Dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional, pahlawan kelahiran 2 Mei 1889 di Yogyakarta ini pernah menjalani karir sebagai wartawan. Selain menjadi pendiri Sekolah Taman Siswa, pelopor pendidikan bagi kaum pribumi, hingga penggerak kemerdekaan RI, beliau terkenal akan tulisannya.

Ki Hajar aktif menjadi wartawan di berbagai surat kabar, antara lain, Sediotomo, Midden Java, De Expres, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara. Namun, tulisannya yang dimuat dalam surat kabar De Express bertajuk Als ik een Nederlander was atau Seandainya Aku Seorang Belanda, membuatnya sempat diasingkan pemerintah Hindia Belanda. Hal itu karena dianggap oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai kritikan tajam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya