Melihat kejadian itu, petugas langsung mengamankan jukir tersebut ke Polsek Kalideres untuk dilakukan pemeriksaan. Namun saat diamankan ke dalam mobil petugas, jukir bernama Tiar itu menerima pukulan yang mengenai wajahnya.
"Menurut keterangan Tiar, ia mengaku dicekik dan kepalanya ditindih dengan dengkul diatas aspal saat penindakan di lokasi parkir. Bahkan saat hendak dibawa ke dalam mobil petugas, salah satu anggota disana sempat menendang ke wajah Tiar hingga mengakibatkan luka di bibir," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan dari kedua pihak, disepakati untuk diselesaikan dengan musyawarah dan menandatangani surat pernyataan damai. "Petugas unit Reskrim Polsek Kalideres telah melakukan mediasi terhadap kedua pihak agar diselesaikan secara musyawarah, kemudian kedua pihak sepakat tandatangani surat pernyataan damai," kata Syafri.
Syafri mengimbau kepada warga sekitar Mal Daan Mogot untuk tidak terpancing dengan informasi yang dapat memicu terjadinya keonaran dan aksi main hakim sendiri.
Syafri juga berharap masalah tersebut tidak sampai berkepanjangan. "Kasus ini telah kami mediasi, kedua pihak juga telah sepakat untuk berdamai, saya mengimbau kepada warga untuk tidak terpancing melakukan perbuatan yang melanggar hukum," imbuhnya.
(Fakhrizal Fakhri )