Dia mengatakan, pemerintah dalam hal ini BNPB bekerjasama dengan BMKG, BRIN, juga TNI AU melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
“Terhadap banjir di Jawa Timur ini kita sudah melanjutkan kembali teknologi modifikasi cuaca mulai dari tanggal 5, 6, 7 dan masih berlangsung sampai sekarang kita akan coba optimalkan,” tuturnya.
“Jadi ini juga TMC kita lakukan juga dinamis sekiranya masih ada potensi di 2 Provinsi lain dan ada permintaan memang siaga darurat diterbitkan oleh pemerintah daerah maka kita akan lanjutkan,” katanya.
Sejauh ini, kata Aam TMC masih akan terus dilakukan di Jawa Timur. “Kita lakukan baru di Jawa Timur yang sudah per tanggal 7 itu sudah 12 sorti cukup banyak sebenarnya dan ini masih berlangsung kita harapkan dengan adanya intervensi di TMC ini kita bisa mengurangi yang tadi tergenang itu bisa surut dulu langkah-langkah darurat dan penanganan warga bisa selesai dulu maka kita dukung dengan TMC ini,” sambungnya.
Sementara itu, Aam mengatakan untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara, kemudian Kalimantan sudah mulai karhutla.
“Di Ketapang meskipun tidak terlalu besar lahan terbakar tapi sudah mengindikasikan kepada kita bahwa kita sudah mulai harus waspada dengan potensi karhutla sebagaimana sudah kita rakorsus kan juga lintas Kementerian kita udah waspada dan udah siap langkah-langkah mitigasi untuk karhutla ini,” pungkasnya.
(Awaludin)