JAKARTA – Presiden Soeharto tercatat sebagai tokoh militer Indonesia yang memiliki kedekatan dengan sejumlah jenderal. Masa jabatannya yang cukup lama dan panjang membuat Soeharto memang terkenal akrab dengan beberapa jenderal.
Ada sejumlah jenderal yang namanya terus melambung tinggi karena kedekatannya dengan Soeharto. Namun, ada beberapa jenderal, baik di tubuh TNI maupun Polri, yang karirnya terkesan ‘dimatikan’ oleh Soeharto.
BACA JUGA: 3 Pilot Berpangkat Jenderal, Putu Dunia Salah Satunya
Berikut 3 jenderal yang karirnya terkesan ‘dimatikan’ oleh Soeharto.
1. Mayjen TNI Pranoto Reksosamodra
Posisi Menteri/Panglima Angkatan Darat pada Oktober 1965 dijabat oleh Mayjen TNI Pranoto Reksosamodra. Ia bersama dengan Soeharto berada di jajaran pimpinan Tentara Teritorium IV Diponegoro. Pranoto ditunjuk langsung oleh Presiden Soekarno untuk menjadi Pelaksana Harian Angkatan Darat, yang menggantikan Jenderal TNI Ahmad Yani yang diculik oleh pasukan pemberontak dalam tragedi G30S/PKI.
BACA JUGA: 4 Jenderal yang Paling Ditakuti Dunia, Julius Caesar hingga George S. Patton
Saat Yani dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan tewas, hubungan Pranoto dan Soeharto dikabarkan kurang harmonis. Meskipun sudah ditunjuk sebagai pengganti sementara Yani, namun Pranoto tidak bisa bertemu Presiden. Sebab, kala itu pimpinan AD sudah diambil alih oleh Soeharto.