"Tetapi pemerintah tidak menutup upaya lain. Pemerintah ingin menegaskan bahwa Papua adalah bagian sah dari NKRI baik menurut konstitusi maupun menurut hukum internasional maupun menurut fakta yang sekarang sedang berlangsung," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Juru Bicara Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM), Sebby Sembom mengatakan, Kapten Phillips Max Marthen saat ini sudah keluar dari Distrik Paro dan dalam kondisi sehat.
Pentolan teroris KKB ini menyebut Kapten Phillips telah berbaur dengan kelompok kriminal bersenjata teroris dan mengikuti budaya mereka seperti bakar batu dan bermain di kali serta belajar menembak di markas besar TPNPB.
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri membenarkan bahwa warga berkebangsaan Selandia Baru itu saat ini bersama KKB pimpinan Egianus Kogoya di Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.
(Erha Aprili Ramadhoni)