JAKARTA - DPR dan Kementerian Agama (Kemenag) berencana akan mengumumkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2023 pada hari ini, Rabu (15/2023).
Sebelumnya pengumuman biaya haji 2023 ditunda sehingga negosiasi DPR bersama BPIH bisa menghasilkan keputusan final berapa biaya ibadah untuk melaksanakan rukun Islam kelima itu.
Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi memastikan pihaknya akan memperjuangkan biaya haji yang terjangkau bagi masyarakat. Sebelumnya, pemerintah mengusulkan Rp69 juta per jamaah dari Rp39 juta.
“Yang pasti Insyaallah kami Komisi VIII punya komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat. Mudah-mudahan jemaah haji tahun ini yang berjumlah 221 ribu yang sudah antre kurang lebih 10 tahun. Insyaallah semua bisa berangkat dengan biaya BIPIH yang terjangkau,” tegasnya.
Baca juga: Konpers Biaya Haji Batal Diumumkan, DPR Pastikan di Bawah Rp50 Juta
Kahfi mengatakan DPR telah menemukan titik maksimal biaya haji yakni sebesar Rp49 juta. “Untuk BIPIH, BIPIH ini yang akan dibayarkan oleh para jamaah, itu Insyaallah di angka Rp49 sejauh ini. Tapi belum menjadi ketetapan. Belum final” katanya.
Baca juga: Kemenag Putuskan Biaya Haji 2023 Besok, Selasa 14 Februari
Dia memastikan bahwa pemerintah saat ini tengah berkomunikasi ulang dengan semua pihak yang terlibat di dalam fasilitas penyelenggaraan haji.
Kahfi pun berharap nilai BIPIH sudah bisa ditetapkan. “Saya kira luar biasa Panja. Dan ini kita sudah rapat sudah dua minggu pagi sampai malam. Besok kita rapat lagi jam 10. Saya tegaskan lagi bahwa malam ini kami belum menetapkan BPIH. Mudah-mudahan besok (hari ini-red) sudah ditetapkan,” imbuhnya.
(Fakhrizal Fakhri )