KemenPPPA: Baru 2 Bulan Korban Penculikan Anak Capai 14 Orang

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 22 Februari 2023 06:48 WIB
Ilustrasi penculikan (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Nahar mengatakan, jumlah korban penculikan anak selama Januari hingga Februari 2023, telah mencapai 14 orang.

"Per 2020 itu ada 20 anak korban penculikan. Per 2021 itu 15 anak. Selama 2022 itu ada 34 anak dan pada tahun 2023, dua bulan itu sudah 14 anak," kata Nahar saat dihubungi di Jakarta, Senin (20/2/2023), dikutip Antara.

Data tersebut dikutipnya dari data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

BACA JUGA:  Terciduk Hendak Culik Anak di Siantar, Pria Ini Babak Belur Dihajar Warga

Adapun data dari pelaporan yang masuk ke layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129, selama tahun 2022, terdapat 28 kasus penculikan, penjualan, dan perdagangan anak.

BACA JUGA:  Soal Kabar Penculikan Anak, Kapolda Metro Minta Masyarakat Tak Termakan Hoaks

"Angka tersebut didominasi oleh kasus-kasus perdagangan (anak)," lanjutnya.

Kemudian dari 28 kasus yang dilaporkan itu, ada 89 anak yang menjadi korban.

"Artinya bahwa satu kasus dengan beberapa korban," katanya.

KemenPPPA meminta masyarakat yang mengetahui, melihat, dan mendengar adanya kasus penculikan anak, agar segera melapor ke KemenPPPA melalui layanan SAPA 129 yang dapat diakses melalui call center 129 dan aplikasi WhatsApp dengan nomor 08111-129-129 maupun dapat melapor ke lembaga yang berwenang lainnya.

Nahar pun mengajak semua pihak agar bersama-sama memastikan upaya perlindungan anak bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

"Seluruh pihak, baik orang tua, masyarakat, dan pemerintah, termasuk aparat harus bersama-sama memastikan upaya perlindungan anak bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sehingga ancaman yang berdampak lebih buruk bisa kita hindari," ujarnya.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya