"Berdasarkan keterangan para tersangka bahwa yang melakukan penyiraman air keras adalah tersangka inisial DF. Sedangkan tersangka lainnya bersama-sama melakukan tawuran dengan menggunakan senjata tajam," jelasnya.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, 170 KUHP tentang pengeroyokan, dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 juncto 55 KUHP tentang sanksi membawa senjata tajam.
(Fakhrizal Fakhri )