JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mempertimbangkan untuk tidak memberlakukan one way atau satu arah di jalan Tol khususnya Cikampek pada musim mudik Lebaran 2023.
"Oleh karena itu, kita pertimbangkan untuk tidak kita one way. Nanti di Cikampek itu 8 jalur ke sana, karena pasti akan terjadi penyumbatan di gerbang tol," kata Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi kepada wartawan, Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2023).
Tidak diterapkannya one way itu, dijelaskan Firman, lantaran pada saat ini, pihaknya mengkhawatirkan terjadinya bottleneck atau penyempitan jalan di ruas Tol Cipali.
Bottleneck atau penyempitan jalur sendiri menjadi salah satu faktor yang kerap menyebabkan terjadinya kemacetan kendaraan.
Menurut Firman, saat ini di Tol Cikampek baik arah Jakarta maupun sebaliknya sudah terdapat empat jalur masing-masing.
"Informasi terakhir di jalan tol Cikampek itu sudah menambah lajurnya. Yang tadinya 3 ke arah timur, 3 ke arah Jakarta. Sekarang sudah menjadi 4 dan 4," ujar Firman.
Kekhawatiran itu, kata Firman, muncul dari bottleneck ketika kendaraan warga memasuki wilayah Tol Cipali. Dimana, pada ruas jalan itu hanya masing-masing memiliki dua lajur.
"Ini artinya akan ada percepatan perpindahan kendaraan. Tapi di KM 70 di Cipali masih jalurnya 2 dan 2. Dari kacamata kepolisian ini akan terjadi bottleneck," tutup Firman.
(Angkasa Yudhistira)