Setelah berhasil dievakuasi jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Dokter Raden Soedjono Selong sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
"Keluarga tidak berkeberatan atas meninggalnya korban, sehingga menolak untuk dilakukan otopsi," kata Kapolsek Suralaga, IPDA Bambang Supriyanto.
Keterangan awal keluarga korban terang Bambang, korban diketahui mengalami pikun dan kerap meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga. Bahkan sudah beberapa kali korban ditemukan masyarakat berada di Desa lain, dan tidak tahu arah pulang.
"Korban diketahui meninggalkan rumah sejak senin (27/2) lalu. Keluarga sudah melakukan upaya pencarian, namun hasilnya nihil. Bahkan keluarga sudah membuat laporan orang hilang di Polsek Suralaga," imbuhnya.
(Awaludin)