Ungkap Temuan Rp349 Triliun, Kepala PPATK Mendadak Ditelepon Seskab Pramono Anung

Kiswondari, Jurnalis
Selasa 21 Maret 2023 19:25 WIB
Tangkapan layar media sosial
Share :

JAKARTA – Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengaku ditelepon Sekretariat Kabinet (Seskab) Pramono Anung terkait dengan temuan transaksi mencurigakan Rp349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

 BACA JUGA:

Ivan mengungkapkan hal itu saat menjawab pertanyaan Anggota Komisi III DPR RI Benny K. Harman mengenai kewajiban PPATK melaporkan transaksi janggal ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebelum ke Komite Nasional TPPU Mahfud MD.

“Apakah boleh PPATK atau kepala komite tadi membuka itu ke publik seperti yang dilakukan Bapak Menko Polhukam Pak Mahfud. Dia dengan tegas menyampaikan kepada publik, seingat saya dalam UU PPATK, hanya melaporkan kepada Pak Presiden dan DPR. Apakah saudara sudah pernah lapor ke pak presiden?,” kata Benny Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (21/3/2023).

“Untuk kasus ini sudah kami sampaikan melalui Pak Menseskab Pramono Anung. Karena beliau yang telepon,” ucap Ivan menjawab pertanyaan Benny K Harman.

Namun, Benny menegaskan soal siapa yang menghubungi terlebih dulu.

“Siapa yang telepon?,” tanya Benny menegaskan.

Ivan kembali menjawab Menseskab yang meneleponnya. Mendengar jawaban itu, Benny tak puas dan kembali mengkonfirmasi Ivan soal siapa yang terlebih dulu menghubungi.

“Menseskab yang telepon atau sebaliknya?,”tanya Benny lagi.

Ivan lalu menjawab bahwa Pramono Anung yang menelepon.

“Beliau yang telepon saya, saya minta waktu karena masih covid dan sebagainya,” jawab Ivan.

Benny kemudian mempertanyakan soal komunikasi yang terjalin antara PPATK dengan Pramono Anung tersebut. Karena PPATK adalah institusi yang independen.

 BACA JUGA:

“Saya tahu PPATK independen, PPATK dalam kaitan apa Menseskab menelpon saudara?,”tanya Benny.

Setelah itu, Ivan mengaku bahwa dirinya yang meminta waktu untuk menyampaikan data ke Presiden, karena Mensesneg tengah sakit.

Sebenarnya, saya minta waktu untuk menyampaikan, karena Mensesneg lagi sakit mau sampaikan data terkait hal ini kepada pak Presiden,” ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya