AS Tuduh Rusia dan Korea Utara Barter Makanan dengan Senjata

Muhammad Fadli Rizal, Jurnalis
Jum'at 31 Maret 2023 17:48 WIB
Ilustrasi tentara (Foto Antara/Reuters/Stringger)
Share :

AS juga menyebutkan negosiasi Mkrtychev dengan pejabat Korea Utara dan Rusia menunjukkan adanya kerjasama yang saling menguntungkan, seraya menambahkan Mkrtychev turut mengkonfirmasikan kesiapan Rusia menerima perangkat militer dari Korea Utara dengan pejabat senior Rusia.

Belakangan ini, muncul beberapa laporan yang menyebutkan terjadinya kelangkaan makanan di Korea Utara, meski pejabat negara itu membantah tuduhan bahwa mereka gagal memenuhi kebutuhan hidup warganya.

Sanksi kepada Mkrtychev secara otomatis membekukan aset apapun yang ia miliki di AS dan pada umumnya mencegah siapa pun pihak AS berinteraksi dengannya.

Ancaman sanksi juga menanti pihak-pihak yang melakukan transaksi tertentu dengannya.

Menyusul penjatuhan sanksi itu, Gedung Putih di hari yang sama menyebut bahwa Amerika Serikat telah mendapatkan informasi terbaru mengenai aktivitas Rusia membeli persenjataan tambahan dari Korea Utara dengan imbalan bantuan makanan.

"Kami khawatir bahwa Korea Utara akan memberi bantuan lebih lanjut terhadap operasi militer Rusia di Ukraina," kata juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby.

"Kami juga mendapatkan informasi terbaru bahwa Rusia secara aktif berusaha mendapatkan amunisi baru dari Korea Utara," lanjutnya.

( Muhammad Fadli Rizal)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya