Sebelumnya, China mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh Laut China Selatan, yang dilalui kapal dagang bernilai sekira USD3 triliun setiap tahunnya. Malaysia, Brunei, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga memiliki beberapa klaim yang tumpang tindih.
China mengklaim sekira 90 persen Laut China Selatan melalui sembilan garis putus-putus berbentuk U. Garis itu bersinggungan dengan zona ekonomi eksklusif (ZEE) dari lima negara Asia Tenggara.
Baca Berita Selengkapnya: Demi Kelancaran Petronas, Anwar Ibrahim Ajak Xi Jinping Dialog Masalah Laut China Selatan
(Rahman Asmardika)