Tokoh-tokoh dunia Islam, jelas dia, saat ini tidak bisa berbuat banyak dalam hal politik bebas-aktif. Selain Indonesia, para kepala negara islam lainnya pun, seperti Mesir, tidak bisa berbuat banyak.
“Tidak ada kepala negara Islam yang betul-betul punya prinsip, betul-betul bebas-aktif, prinsip wasathiyah, pribadi yang kokoh, yang kuat, yang tegar. Dulu kita bangga dengan beberapa pemimpin, ada Bung Karno, ada Jamal Natsir, awal-awal Saddam Husein. Sekarang tidak satupun yang kita banggakan. Presiden Mesir pun sangat dhoif. Begitu pula yang lain,” pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)