Rempuhan di Acara Pembagian Sumbangan Tewaskan Setidaknya 78 Orang

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 20 April 2023 11:01 WIB
Sandal dan barang-barang yang ditinggalkan setelah rempuhan di Sanaa, Yaman, 19 April 2023. (Foto: Reuters)
Share :

Yaman telah terlibat dalam perang saudara delapan tahun yang telah menewaskan puluhan ribu orang, menghancurkan ekonomi dan mendorong jutaan orang kelaparan.

Koalisi yang dipimpin Saudi melakukan intervensi di Yaman pada 2015 setelah Houthi menggulingkan pemerintah dari ibu kota Sanaa pada 2014. Konflik tersebut secara luas dilihat sebagai perang proksi antara Arab Saudi dan Iran.

Mohamed Ali al-Houthi, kepala komite revolusioner tertinggi Houthi, mengatakan kejadian itu adalah akibat dari rakyat Yaman yang menderita "krisis kemanusiaan global terburuk" setelah delapan tahun pertempuran.

"Kami menganggap negara-negara agresi bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan atas kenyataan pahit yang dialami rakyat Yaman karena agresi dan blokade," katanya di Twitter.

Riyadh dan Teheran pada Maret setuju untuk memulihkan hubungan diplomatik yang terputus pada tahun 2016 dan pertukaran tahanan bulan ini antara kedua belah pihak telah meningkatkan harapan akan resolusi konflik tersebut.

Negosiator utama gerakan Houthi Yaman mengatakan pembicaraan damai baru-baru ini dengan Arab Saudi telah membuat kemajuan dan diskusi lebih lanjut akan diadakan untuk mengatasi perbedaan yang tersisa.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya