Peringatan Tsunami Gempa M7,3 Mentawai Berakhir, Kepala BMKG: Tetap Tenang dan Waspada

Qur'anul Hidayat, Jurnalis
Selasa 25 April 2023 08:02 WIB
Dwikorita. (Foto: Tangkapan layar)
Share :

JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta warga Kepulauan Mentawai dan sekitarnya yang terdampak gempa M7,3 untuk tetap tenang dan waspada.

Dwikorita mengatakan, peringatan tsunami telah dicabut sehingga warga yang mengungsi bias ke rumah masing-masing. Hanya saja, dia mengingatkan warga untuk memastikan rumahnya layak dengan tidak adanya kerusakan.

Pasalnya, lanjut Dwikorita, yang dikhawatirkan saat ini bukanlah lagi potensi tsunami, namun gempa susulan yang mungkin terjadi. Meski begitu, dia menyatakan gempa susulan akan semakin melemah kekuatannya.

“Tetap tenang namun waspada, sekarang yang dikhawatirkan bukan lagi tsunami, tapi masih ada kemungkinan gempa susulan yang semakin lemah, terakhir semakin besar M 5,0, selama rumah masih utuh, tidak rusak dan retak, silakan kembali ke rumah masing-masing, kecuali rumah rusak atau retak, jangan berada di lokasi itu, cari lokasi yang lebih aman,” ucapnya dalam konferensi pers BMKG, Selasa (25/4/2023).

Sebagaimana diketahui, gempa bumi berkekuatan M7.3 terjadi di Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (25/4/2023).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa itu terjadi pukul 03.00 WIB. 

Adapun, pusat gempa itu berada di   177 km Barat Laut Kepulauan Mentawai, Sumbar. 

Lokasi tepatnya berada di 0.93 LS-98.39 BT. Dan berada pada kedalaman 84 KM. BMKG sempat mengeluarkan peringatan tsunami.

BMKG mengeluarkan peringatan potensi terjadinya tsunami terkait dengan gempa berkekuatan besar tersebut.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya