Terkait nama bakal calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres), Mardiono mengungkapkan, jika PPP tentu memiliki harapan yang sebenarnya bukan hanya PPP, namun semua partai memiliki harapan bahwa di dalam pemilu atau pesta rakyat yang digelar 5 tahun sekali itu ada ruang menempatkan kadernya baik di eksekutif dan legislatif.
PPP berharap banyak kadernya yang mampu menduduki kursi di DPR RI, DPRD Propinsi dan Kabupaten/Kota. Sementara di eksekutif, PPP tentu berharap kadernya mampu menduduki jabatan mulai dari bupati/wali kota ataupun gubernur.
"Harapannya, di pusat tentu mengharapkan kalau mampu menempatkan kadernya kalau tidak presiden ya wakil presiden," tambahnya.
Dia mengatakan, jika PPP memang memiliki harapan kadernya duduk di pucuk pimpinan bangsa ini. Karena dalam sejarah bangsa ini, dulu PPP pernah diberi amanah tersebut. Di mana, Ketua Umum PPP, Hamzah Haz dipercaya rakyat bersama Megawati Soekarnoputri yang saat itu sebagai Ketua Umum PDIP bersama-sama memimpin bangsa ini.
Hal serupa juga ada di Semarang, Jawa tengah. Di mana, ada Ganjar Pranowo bersama yang merupakan kader PDIP yang duduk dengan Taj Yasin Maimun atau Gus Yasin yang menjadi pasangan gubernur dan wakil gubernur.
"Di mana (keduanya) selama 5 tahun ini Alhamdulillah berjalan dengan baik. Dan pasangan itu atas istikharah stiqoroh guru kami Mbah Maimun Zubair," tandasnya