Instruksi Lengkap Panglima TNI Terkait Siaga Tempur KKB Papua

Angkasa Yudhistira, Jurnalis
Jum'at 28 April 2023 14:28 WIB
Panglima TNI Yudo Margono (Foto : MPI)
Share :

Dengan status siaga tempur, dia melanjutkan, bukan berarti prajurit TNI akan bertindak ofensif. "Bukan ofensif, kita tetap defensif, tapi mereka harus siap karena memang di daerah yang kerawanan-nya tinggi sehingga harus siaga tempur tadi," tutur Yudo.

Dia menjelaskan, penetapan status siaga tempur itu dilakukan pasca gugurnya lima prajurit dari Yonif 321/GT akibat penyerangan yang dilakukan oleh KKB atau kelompok separatis teroris (KST) ​​​​​pada pertengahan April 2023 di Mugi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Kelima prajurit gugur dalam operasi pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air, Phillip Mehrtens, yang disandera KKB sejak Februari 2023. Mereka adalah Pratu Miftahul Arifin, Pratu Ibrahim, Pratu Kurniawan, Prada Sukra dan Pratu F.

Para prajurit yang gugur itu tergabung dalam 36 prajurit Satuan Tugas (Satgas) Batalion Infanteri (Yonif) Raider 321/Galuh Taruna, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang bertugas menyisir wilayah Mugi-man, Nduga, Papua, pada 15 April 2023. Namun, saat mereka menjalani tugasnya, KKB atau KST menghadang dan menyerang pasukan TNI itu.

"Prajurit yang masih di sana tetap 'stand by', tetap melaksanakan operasi," ucap dia.

Panglima TNI juga memastikan para prajurit dari dari Yonif 321/GT itu sudah kembali di posnya masing-masing. "Tidak ada (yang meninggal lagi), sudah semua kan kemarin, sudah disampaikan Pak Kapuspen," tutup dia.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya