SEMARANG - PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat hingga H+5 Idul Fitri atau pada Kamis (28/4/2023), sebanyak 203.446 kendaraan meninggalkan Semarang melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo mengatakan, jumlah tersebut naik sebesar 266,8% dari lalu lintas normal yang hanya mencapai 55.463 kendaraan.
"Untuk kendaraan yang menuju Semarang tercatat sebanyak 16.048 kendaraan atau turun 71,6% dari lalu-lintas normal sebanyak 56.426 kendaraan," ujar Eia salam keterangannya, Jumat (28/4/2023).
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Kota Semarang melalui GT Banyumanik mencapai 126.220 kendaraan atau naik 57% terhadap lalu lintas normal sebanyak 80.373 kendaraan.
Jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Semarang melalui GT Banyumanik naik signifikan mencapai 204,9% dari lalu lintas normal yang hanya 76.885 kendaraan.
"Untuk kendaraan yang menuju Semarang atau arah Jakarta tercatat sebanyak 234.411 kendaraan," ujarnya.
Dia mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara mematuhi rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Ria juga meminta pengendara memastikan kecukupan perbekalan, saldo e-toll dan BBM sebelum memasuki jalan dan menyiapkan saldo e-toll minimal Rp500.000 untuk perjalanan dari Semarang ke Jakarta untuk menghindari kekurangan saldo saat melakukan transaksi di GT Cikampek Utama.
"Saat memasuki GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, kami mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi rambu dan arahan petugas karena gangguan sekecil apapun yang terjadi akan berdampak pada arus lalu-lintas yang ada dan mengakibatkan antrian kendaraan," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)