Sang ayah diketahui pesaing takhta kerajaan, namun pada akhirnya Abdullah bin Abdulaziz al-Saud yang menjadi raja pada Agustus 2005.
Dia menemani ayahnya ketika menjadi duta besar untuk UNICEF, mengunjungi kamp-kamp pengungsi. Ciri khas penampilan Putri Sara adalah berambut panjang tanpa hijab.
2. Putri Ameera binti Aidan bin Nayef Al-Taweel Al-Otaibi
Putri Ameera - ada yang menulisnya Ameerah - menikah dengan miliarder Pangeran Arab Saudi; Alwaleed bin Talal al-Saud, pada 2008 dan bercerai pada November 2013.
Dikutip Sindonews, mantan suaminya adalah keponakan almarhum Raja Abdullah bin Abdulaziz al-Saud, pendahulu sekaligus saudara tiri Raja Arab Saudi saat ini; Salman bin Abdulaziz al-Saud. Putri Ameera tercatat sebagai lulusan University of New Haven dengan predikat cumlaude.
Dia diketahui aktif di berbagai kegiatan kemanusiaan, salah satunya menjabat sebagai komite eksklusif di Yayasan Al Waleed bin Talal, yang memiliki panti asuhan di Burkina Faso. Perempuan kelahiran 6 November 1983 ini juga aktif di berbagai organisasi amal dan membuka Pusat Studi Islam di Universitas Cambridge. Catatan riwayatnya masuk dalam situs resmi House of Saud. Di situs keluarga kerajaan terlihat ada foto Ameera mengenakan celana jeans dan tidak berhijab. Dia tetap terlihat sopan, elegan dan memesona.