Perbaiki Hubungan Kedua Negara, Duta Besar AS untuk China: Kami Siap Bicara dengan Beijing

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 03 Mei 2023 15:23 WIB
Dubes AS untuk China tegaskan AS siap bicara dengan Beijing (Foto: AP)
Share :

NEW YORK - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk China Nicholas Burns mengatakan pada Selasa (2/5/2023) bahwa AS siap untuk berbicara dengan China, dan menyatakan harapan bahwa Beijing akan menemui mereka di ‘tengah jalan’ nantinya.

“Pandangan kami adalah kami membutuhkan saluran yang lebih baik antara kedua pemerintah dan saluran yang lebih dalam, dan kami siap untuk berbicara,” kata Burns dalam sebuah acara di Stimson Center, yang dihadirinya secara virtual, dikutip CNN.

“Kami tidak pernah malu untuk berbicara, dan kami berharap China akan menemui kami di tengah jalan dalam hal ini,” katanya.

Sementara itu, terkait kedatangan Menteri Luar Negeri Antony Blinken ke China, Burns tidak memberikan jawaban yang jelas.

Seperti diketahui, rencana kunjungan Blinken ke China yang dijadwalkan pada Februari lalu telah ditunda.

Burns menegaskan kembali perjalanan Blinken ke China akan dijadwal ulang ketika kondisinya sesuai untuk kunjungannya. Dia menambahkan bahwa AS siap untuk "keterlibatan yang lebih luas di tingkat kabinet."

"Saya sulit untuk memprediksi pada titik ini kapan keterlibatan kembali semacam ini akan terjadi kembali, tetapi kami tidak pernah mendukung peningkatan hubungan ini," lanjutnya.

Komentar Burns muncul setelah tahun yang penuh gejolak dalam hubungan antara Washington dan Beijing. Ketegangan melonjak setelah kunjungan mantan Ketua DPR Nancy Pelosi ke Taiwan dan setelah balon pengintai China melintasi AS, menyebabkan Blinken membatalkan rencana kunjungan ke China.

"Akses untuk kita semua di pemerintah AS, dan itu termasuk anggota kabinet kita, benar-benar surut dan mengalir selama setahun terakhir," ungkapnya.

“Ada periode waktu, saya pikir sekarang awal musim panas tahun lalu, di mana kami memiliki banyak akses dan banyak komunikasi bolak-balik,” ujarnya.

“Dan kemudian periode lain, katakanlah segera setelah kunjungan Pembicara Pelosi ke Taiwan musim panas lalu, di mana China telah menutup saluran,” jelasnya.

Namun, duta besar tersebut mengatakan bahwa setelah Kongres Partai China, dia dapat mengadakan pertemuan yang "baik" dengan pejabat China Qin Gang dan Wang Yi, dan juga menunjuk pada pertemuan Presiden Joe Biden dengan Presiden China Xi Jinping di Bali, menyebutnya sebagai "pertemuan yang sangat baik dan produktif.”

Dia mengatakan AS telah meminta China untuk membuka semua saluran yang mereka tangguhkan setelah kunjungan Pelosi ke Taiwan, mencatat bahwa AS dan China “belum melakukan pembicaraan yang produktif mengenai masalah fentanil.” Namun, pembicaraan iklim telah dilanjutkan.

Burns juga menekankan bahwa ada komunikasi yang intensif antara kedua pihak dalam beberapa minggu terakhir.

“Dalam beberapa minggu terakhir, sekitar sebulan terakhir, ada komunikasi yang konsisten antara saya dan pejabat senior di kementerian luar negeri, rekan saya di misi AS dan rekan mereka di kementerian luar negeri di sini,” terangnya.

“Itu merupakan pertanda baik bahwa kami dapat menyampaikan pesan, bertukar pandangan, berbicara tentang masalah sulit, kadang-kadang panjang lebar di sini di Beijing, tetapi Anda membutuhkan hubungan yang lebih luas dari itu,” tambahnya.

Duta Besar juga mengatakan AS ingin melihat China mendorong Rusia untuk mengakhiri perangnya di Ukraina dan mengatakan percakapan antara Xi dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky adalah "langkah awal yang baik."

“Akan sangat membantu jika China mendorong Rusia untuk menghentikan pengeboman sekolah Ukraina, dan rumah sakit Ukraina, dan gedung apartemen Ukraina. Kami telah melihat banyak sekali korban jiwa dalam satu atau dua bulan terakhir di bawah serangan udara Rusia yang kejam dan serangan pesawat tak berawak terhadap warga sipil Ukraina,” lanjutnya.

“Jadi saya pikir itulah yang kami inginkan dan saya yakin itulah yang diinginkan negara-negara Eropa, itulah yang diinginkan Ukraina dari China,” ujarnya.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya