Delegasi Rusia dan Ukraina Berkelahi di KTT Internasional di Turki

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 05 Mei 2023 13:42 WIB
Foto: Tangkapan layar.
Share :

ANKARA – Perkelahian antara delegasi Rusia dan Ukraina pecah pada konferensi internasional di Turki pada Kamis (4/5/2023). Insiden itu terjadi ketika dua pria dari delegasi dua negara yang bermusuhan itu memperebutkan bendera Ukraina.

Dalam video dari kejadian tersebut terlihat Oleksandr Marikovski, seorang anggota parlemen Ukraina, mengibarkan bendera negaranya di koridor hotel tempat KTT berlangsung di Ankara, ibu kota Turki.

Valery Stavitsky, sekretaris delegasi Rusia, kemudian terlihat berjalan menuju Marikovski sebelum merebut bendera dari tangan rekannya dan pergi.

Marikovski mengejar Stavitsky dan keduanya bergumul sejenak sebelum mereka dipisahkan.

"Lepaskan bendera kami, lepas Ukraina," kata Marikovski kemudian dalam sebuah posting Facebook di samping video insiden tersebut, sebagaimana dilansir Stuff.

Para delegasi berada di Turki untuk KTT Majelis Parlemen Kerja Sama Ekonomi Laut Hitam (PABSEC) saat perkelahian berlangsung.

KTT tersebut menyatukan perwakilan dari 13 negara anggota di sekitar Laut Hitam dan bertujuan untuk mempromosikan kerja sama bisnis dan integrasi regional.

Insiden itu terjadi ketika perang Rusia-Ukraina memasuki fase baru, dengan Ukraina akan meluncurkan serangan balasan musim semi yang direncanakan dan Rusia menyalahkan Ukraina atas serangan pesawat tak berawak baru-baru ini di Kremlin.

Rusia menyebut serangan itu sebagai upaya pembunuhan yang gagal terhadap Presiden Vladimir Putin dan menjanjikan pembalasan atas apa yang disebutnya sebagai tindakan "teroris".

Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membantah pemerintahnya berperan dalam insiden tersebut.

"Kami tidak menyerang Putin atau Moskow," katanya pada konferensi pers. “Kami bertarung di wilayah kami. Kami mempertahankan desa dan kota kami.”

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya