Pada akhir Maret lalu, Inggris mengumumkan akan memasok amunisi uranium habis ke Ukraina yang dikritik keras oleh Rusia.
Wakil Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Farhan Haq menyuarakan keprihatinan atas keputusan Inggris itu.
"Anda sudah mengetahui kekhawatiran yang telah kami sampaikan bertahun-tahun mengenai penggunaan uranium habis mengingat akibat menggunakan amunisi ini. Dan kekhawatiran itu berlaku untuk siapa saja yang memproduksi senjata seperti itu," terangnya.
Inggris sendiri membela diri dengan mengatakan uranium yang dikirim ke Ukraina adalah komponen standar. Inggris menuding Rusia sengaja melakukan disinformasi.
(Susi Susanti)