SURABAYA - Ahmad Ulul Azmi (29) warga Surabaya mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan gerobak dari Partai Perindo. Penjual pastel goreng ini berharap, dengan adanya gerobak baru, penghasilannya akan meningkat.
“Saya sangat antusias dan senang sekali mendapat bantuan gerobak ini. Gerobak yang baru ini lebih simpel dan efisien untuk berjualan,” kata Azmi usai mendapat bantuan gerobak dari Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Perindo DPRD Jawa Timur (Jatim) Dapil 1 Surabaya, Gunawan STh, Selasa (9/5/2023),
BACA JUGA:
Selama ini, Azmi berjualan di sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Raya Tenggilis, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya. Lokasinya tepat di samping pintu masuk perumahan RW I Rungkut Mejoyo Selatan. Sentra PKL ini juga tak jauh dari kampus Universitas Surabaya (Ubaya).
Menurut Azmi, sebelum mendapat bantuan gerobak Partai Perindo, dia menggunakan meja lipat untuk berjualan. Meja lipat tersebut dianggap tidak efisien dan menyusahkan. Sebaliknya, gerobak Partai Perindo lebih simpel.
BACA JUGA:
“Jadi semua bahan bahan bisa masuk ke dalam gerobak yang baru ini. Gerobak ini akan langsung saya gunakan. Setelah ini saya akan segera memindahkan barang dagangan saya ke dalam gerobak,” ujarnya.
Azmi berjualan mulai dari pukul 07.30 WIB hingga 12.00 WIB. Dalam rentang waktu tersebut, pendapatannya bisa mencapai Rp800.000. Pastel buatannya, dijual seharga Rp3.500 per biji.