Namun jika dikaji secara logis, gerakan yang terlihat pada lukisan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, yakni pengaruh angin dan komposisi atau gradasi lukisan.
"Logisnya, jadi mungkin komposisi lukisan, bentangannya, sama fokus lukisan. Lukisan di tengah, ada kemungkinan seperti itu. Ini terbuat dari kanvas biasa," kata Friska berbicara di depan lukisan Bung Karno di Blitar pada Mei 2015.
Namun, rasa penasaran Friska terhadap lukisan itu pun tetap ada, pasalnya saat semua sumber udara dan pendingin ruangan sudah dimatikan, gerakan dari lukisan itu tetap terasa dan terlihat.
"Tetap saja ada detak. Pernah saya coba waktu malam di sini, pintu, blower saya tutup. Bisa jadi dari napas yang membuat gerakan, seperti itu pengaruhnya," ucap Friska.
Sementara itu, juru kunci makam Bung Karno, Kahfi Amnezar sendiri enggan berspekulasi soal lukisan 'hidup' Bung Karno itu. Menurutnya, masyarakat sudah cerdas, dan dapat menerjemahkan fenomena tersebut menurut perspektifnya masing-masing.
"Ya, kalau mau tahu lihat sendiri langsung saja," ujarnya singkat.
(Rahman Asmardika)