Selain uang penjualan beras, uang arisan dan uang pajak iuran penduduk masyarakat yang disimpan di dalam laci juga ikut hilang dengan jumlah yang sama. Padahal, kata Euis Karsusi, kunci laci dibawa dan tak ada kerusakan di sekitar laci lemari.
Euis Karsusi memastikan tak menaruh curiga kepada siapa pun di kampungnya. "Maka dari itu warga berinisiatif memasang spanduk agar pelaku yang diduga memelihara tuyul itu sadar dan intinya warga menduga kuat pencuri uang tersebut adalah sosok tuyul," imbuhnya.
Menurut Euis Karsusi, warga setempat juga sempat ramai membahas bahwa di kampungnya ada sosok berkulit hitam dengan perawakan pendek dan kecil. Saat itu, kata dia, warga melihat sosok tersebut sedang bermain di dekat tempat sampah.
"Selain itu sempat ada warga yang bertamu ke rumah RW setempat bahwa dirinya melihat sosok tuyul," tutur Euis.
(Fakhrizal Fakhri )