PALEMBANG - Seorang bayi laki-laki ditinggalkan oleh ibunya bernama Weni Agustin (35) di depan SPBU Tangga Takat, Palembang, hingga dikerumuni semut, Jumat (2/6/2023).
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan selama berapa jam, Weni Agustin (35) dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan. Bayi laki-laki bernama Raska Aditya yang berusia 1 tahun itu resmi diadopsi pasangan suami istri personel Polda Sumsel. Personel Polda Sumsel itu yang pertama kali menyelamatkan bayi laki-laki tersebut.
Awalnya bayi laki-laki itu akan diaserahkan kepada kakeknya, Abdul Hamid. Namun, dengan alasan kesulitan ekonomi, kakek bayi itu dengan legowo menyerahkan perawatan Raska ke polisi.
Langkah ini diambil karena tak ingin terjadi hal buruk yang akan dialami bayi tidak berdosa itu. Kasubdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Raswidiati Anggraini telah melakukan mediasi bersama keluarga bayi dan Pekerja Dinas Sosial Provinsi Sumsel.
“Demi keberlangsungan dan keselamatan bayi ini. Keputusannya sudah ada calon orang tua baru yang akan mengadopsi," ujar Raswidiati kepada awak media.
Yang menjadi alasannya, melihat kondisi Weni Agustin (35), ibu kandung bayi yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Bahkan, ini sudah kali ketiga bayi itu dibuang ibunya. Selain itu, dibuktikan adanya surat rawat jalan dari Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang.
"Ibu bayi sudah menjadi pasien RS Ernaldi Bahar. Ke depannya akan kembali melakukan pemeriksaan,” katanya.