Ketika Perjanjian Roem Royen Ditandatangani Bung Karno, Membuat Tangis Jenderal Soedirman Pecah

Susi Susanti, Jurnalis
Kamis 08 Juni 2023 07:01 WIB
Jenderal Sudirman (Foto: Istimewa/Okezone)
Share :

JAKARTAPerjanjian Roem Royen memiliki sejarah yang tak terlupakan di Indonesia. Menurut buku ‘80 Tahun Bung Karno’, Jenderal Sudirman sempat menangis ketika Presiden Soekarno bersikeras ingin menandatangani Perjanjian Roem Royen.

Saksi dari peristiwa itu adalah Jenderal Abdul Harris Nasution yang cukup dekat dengan Jenderal Sudirman. Kala itu, Nasution sempat menyaksikan sisi emosional Jenderal Sudirman.

Kisah ini berawal dari perjanjian Linggarjati pada 1947 ketika Belanda menuntut beberapa hal terhadap Indonesia. Semua tuntutan diterima kecuali peng-subordinasi-an TNI di bawah kedaulatan Belanda, yang menyebabkan Belanda melakukan agresi 1 sebelum diintervensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Persetujuan Renville.

Setahun setelahnya, Belanda kembali melayangkan tuntutan peng-subordinasi-an, yang kembali ditolak Indonesia. Belanda memutuskan untuk melakukan penyerangan kepada Indonesia, bahkan menculik Presiden Soekarno dan Hatta.

Namun, Belanda tidak mampu menemukan celah untuk kembali menduduki Indonesia, sehingga mereka membebaskan Soekarno dan Hatta.

Pada 3 Agustus 1949, Soekarno dan Hatta berjanji untuk melakukan gencatan senjata dalam perjanjian Roem Royen. Beberapa pihak dari TNI tidak menyetujui tindakan Soekarno untuk menandatangani perjanjian tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya