Walikota setempat bersikeras bahwa dia "mengikuti hukum", dan bahwa izin konstruksi diberikan Agustus lalu hanya setelah para arkeolog melakukan studi yang diperlukan, demikian diwartakan RT.
Namun, Obeltz mengklaim tidak ada "penggalian arkeologi untuk mengetahui apakah batu itu menhir atau bukan". Dia juga menuduh pemerintah daerah terburu-buru memberi lampu hijau sebelum para aktivis selesai mengajukan perlindungan UNESCO.
Waralaba ritel Prancis yang populer, Mr Bricolage, yang menawarkan barang-barang perbaikan rumah, saat ini sedang membangun toko baru di lokasi tersebut. Juru bicara waralaba itu mengatakan perusahaan "dengan tulus menyesali" insiden tersebut, tetapi menegaskan kembali bahwa pihak berwenang memberi mereka otorisasi penuh untuk melanjutkan pembangunan.
(Rahman Asmardika)