"Karena kalau DPR banyak, kalau kepala daerah cuman satu nanti pertanggungjawaban cuma satu orang itu," ujarnya.
Namun ternyata Fuad meminta ijin untuk menjadi calon legislatif. Dengan demikian, Risma mendukung Fuad untuk maju menjadi DPRD Jatim di pemilu 2024 nanti.
"Makanya kemudian aku juga takut ternyata dia cuman ngomong aku cuma nyaleg aja. Makanya yoweslah kalau itu (DPRD) kan banyak 50 minimal Surabaya, kalau Jatim 115, enggak tanggung jawab ke pribadinya," tuturnya.
Sebagai informasi, nama Fuad Bernardi masuk kedalam daftar bakal calon legislatif (Bacaleg) DPC PDIP Surabaya. Nantinya Fuad akan memperebutkan kursi DPRD Jatim dari Dapil Jatim 1 (Surabaya) pada pemilu 2024.
(Angkasa Yudhistira)