Kemenangan Perang Paregreg yang Harus Dibayar Mahal Kerajaan Majapahit

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 15 Juni 2023 06:14 WIB
Perang Kerajaan (foto: dok ist)
Share :

PERANG Paregreg yang menjadi perang saudara di Kerajaan Majapahit dimenangkan oleh Wikramawardhana. Konon Wikramawardhana yang memimpin keraton istana barat berhasil menguasai istana timur di bawah pimpinan Bhre Wirabhumi.

Kemenangan gemilang pun diraih sehingga keraton timur berhasil dilenyapkan kembali. Di saat bersamaan dengan peperangan itu, urusan Kaisar Cina Yung Lo tengah berkunjung ke istana timur.

Peperangan antar saudara yang disebut Perang Paregreg ini juga turut menewaskan 127 pasukan utusan Kekaisaran Cina. Meski pembunuhan itu tidak disengaja, Raja Kerajaan Barat merasa bersalah dan mengirim utusan kepada Kaisar untuk minta ampun, sebagaimana Prof. Slamet Muljana menuturkannya pada "Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit".

Kaisar Yung Lo pun mengeluarkan maklumat yang isinya memberi peringatan kepada Raja Kerajaan Barat. Kaisar pun menjatuhkan denda sebagai ganti rugi sebanyak enam puluh ribu tael mas. Ketika pada tahun 1408 Cheng Ho dikirim lagi sebagai utusan ke Jawa, Raja Kerajaan Barat menyerahkan emas sebanyak sepuluh ribu tael.

Dinyatakan bahwa jumlah itu tidak cukup. Utusan yang membawa emas itu akan ditahan. Namun ketika berita itu didengar oleh Kaisar, dikeluarkan perintah supaya Raja Kerajaan Barat itu dibebaskan dari segenap denda yang telah ditetapkan, karena Kaisar tidak bermaksud untuk memperkaya diri dengan emas rampasan dari Sang Raja.

Bagi Kaisar telah cukup jika Sang Prabhu mengakui kesalahannya. Sejak itu Sang Prabhu mengirim utusan dengan membawa upeti kepada Kaisar, dua tahun sekali, kadang-kadang dalam setahun dua kali. Utusan Kaisar yang sering berkunjung ke Majapahit ialah Cheng Ho dan Wu Pin.

Sehabis perang Paregreg muncul tuntutan atas Palembang oleh Raja Malaka yang bernama Megat Iskandar Syah. Dalih tuntutannya agar memperoleh dukungan dari Kaisar Cina dan dilakukan atas perintah Kaisar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya