Berbaret Merah, 3 Pasukan Khusus TNI dengan Kemampuan Tempur Luar Biasa

Arief Setyadi , Jurnalis
Senin 19 Juni 2023 05:03 WIB
Kopassus (Foto: Dok Okezone)
Share :

Pasukan Kopassus awal mulanya digagas Letkol Slamet Riyadi dan diwujudkan Kolonel Inf. Alexander Evert Kawilarang. Satuan ini memiliki ciri khas yakni, Baret Merah.

Melansir buku “Kopassus untuk Indonesia” Jilid II, penggunaan Baret Merah oleh Kopassus mempunya filosofi mendalam. Warna merah pada baret Kopassus dimaknai sebagai keberanian yang luar biasa, motivasi tinggi untuk meraih kesuksesan, kematangan dalam pola pikir dan olah rasa, mempunyai keseimbangan dalam Intelligent Quotient (IQ) dan Emotional Quotient (EQ).

Dalam setiap penugasan, pasukan Kopassus harus mampu mencapai kemenangan dalam merebut sasaran yang diperintahkan. Selaras dengan harapan pendiri Kopassus Mayor Inf. Moch Idjon Djanbi.

Idjon Djanbi menginginkan pasukan yang dibinanya bisa dikenal seperti “The Red Devils” atau pasukan Para Inggris pada Perang Dunia (PD) II. Konsep “Baret Merah” baru digunakan ketika Kesatuan Komando Tentara Teritorium (Kesko TT)-III/Siliwangi diganti sebutannya menjadi Korps Komando Angkatan Darat (KKAD) yang merupakan cikal bakal Kopassus.

Konsep Baret Merah diambil lantaran saat itu belum ada baret berwarna merah membara seperti sekarang. Saat itu, KKAD menerima baret berwarna cokelat sama seperti pasukan artileri.

Untuk memberi rona warna merah sekaligus membedakannya dengan baret cokelat biasa, baret pembagian direbus air teh dicampur dengan sabun. Sejak saat itu, baret merah menjadi ciri khas Kopassus dan kesatuan ini kerap disebut dengan Korps Baret Merah. Di Baret Merah terdapat emblem yang mengombinasikan pisau belati, jangkar, dan sayap yang dibingkai dalam bingkai segi delapan. 

Pisau belati yang digunakan Kopassus dari bentuknya melambangkan operasi darat. Sedangkan jangkar lambang kemampuan maritim, dan sayap yang melambangkan kecepatan mobilitas.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya