BOGOR - Tanah longsor terjadi di dua titik di wilayah Kota Bogor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja beberapa warga terdampak longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan, longsor yang pertama terjadi di Kampung Ciheleut, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah sekira pukul 00.00 WIB dini hari tadi.
"Tanah longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas deras yang mengguyur di wilayah tersebut," kata Teo dalam keterangannya, Senin (19/6/2023).
Adapun longsor terjadi pada tembok penahan tanah (TPT) dengan tinggi 10 meter dan panjanh 13 meter yang berada dekat pemakaman umun. Material longsoran menimpa kamar mandi umum dan menjebol tembok kamar mandi serta menimpa rumah Eti Rohayati (1 KK/2 jiwa) dan Inah (1 KK/2 jiwa).
"Sebagian rumahnya terendam banjir serta sebagian material longsor menutup aliran pembuangan air (selokan air)," jelasnya.
Longsor kedua, terjadi di Kampung Kebon Danas, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara. Hujan deras membuat tembok penahan tanah (TPT) dengan tinggi 20 meter dan panjang 15 meter longsor.
"Material longsoran sebagian menutupi aliran Kali Cilimus, longsoran berada di rumah bapak Aceng dan mengancam terjadi longsor susulan yang berada di teras depan rumah," ungkap Teo.
Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian longsor tersebut. Hanya saja beberapa warga di lokasi terdampak dan perlu penanganan lebih lanjut.
"Assessment sudah selesai dilakukan oleh personil TRC-PB BPBD Kota Bogor," tutupnya.
(Awaludin)