Kerusuhan di Prancis Mulai Mereda, Demonstran Serang Rumah Walikota

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 03 Juli 2023 16:52 WIB
Foto: Reuters.
Share :

PARIS - Aksi kerusuhan memprotes ditembak matinya seorang remaja Arab oleh polisi Prancis telah mulai mereda menyusul pemakaman korban Nahel Merzouk pada Jumat, (30/6/2023). Pemerintah Prancis juga telah memperketat keamanan dengan menempatkan sekira 45.000 polisi di jalan-jalan untuk mengendalikan kerusuhan.

Nabel, seorang remaja keturunan Aljazair dan Maroko yang berusia 17 tahun, yang ditembak mati polisi saat pemeriksaan lalu lintas di Nanterre, di pinggiran kota Paris, pada Selasa (27/6/2023).

Demonstrasi dan kerusuhan selama lima malam telah menghancurkan puluhan mobil dan toko. Para demonstran juga menarget balai kota, kantor polisi dan sekolah-sekolah; semua bangunan yang merepresentasikan pemerintah Prancis.

Kementerian Dalam Negeri Prancis mengatakan 719 orang ditangkap Sabtu, (1/7/2023) malam, lebih sedikit dibanding 1.311 orang yang ditangkap Jumat malam, dan 875 orang yang ditangkap Kamis, (29/6/2023) malam.

“Empat puluh lima ribu polisi dan ribuan petugas pemadam kebakaran yang dimobilisasi untuk menertibkan situasi telah membuat malam ini lebih tenang,” cuit Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin di Twitter.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya