Wapres menambahkan, pembinaan ini dilakukan agar mengembalikan paham keagamaan maupun kebangsaan dan kenegaraannya tidak menyimpang. “Artinya, di mana yang harus supaya mereka tidak terpapar, baik yang menyangkut paham keagamaannya maupun paham kebangsaan dan kenegaraannya,” katanya.
“Jangan sampai ada indikasi lain yang tidak sesuai kesepakatan-kesepakatan nasional kita, integritas kebangsaan harus juga ditanamkan di sana. Tetapi, itu menjadi prinsip, menjadi prinsip para ulama kita,” tandasnya.
(Arief Setyadi )