MALANG - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Malang, Jawa Timur sejak Kamis malam membuat banjir mulai menggenangi permukiman. Tercatat banjir mulai memasuki area permukiman di Dusun Krajan Kulon RT 26 RW 14 Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, akibat luapan Sungai Penguluran.
Anggota PMI Kabupaten Malang Yusak Khrismanto mengungkapkan, bila banjir terjadi akibat hujan yang melanda kawasan Kabupaten Malang bagian selatan. Hujan bahkan telah terjadi sejak Kamis 6 Juli 2023 kemarin hingga Jumat pagi (7/7/2023) dengan intensitas sedang hingga lebat, termasuk di hulu Sungai Penguluran.
"Hujannya mulai kemarin, sampai pagi tadi, hari ini masih hujan, pasang air laut juga naik," ucap Yusak dikonfirmasi melalui sambungan telepon, pada Jumat pagi.
Yusak menambahkan, bila hingga Jumat pagi sejumlah jalan menuju akses permukiman penduduk, lahan perkebunan, dan jembatan sudah mulai tergenang air dengan ketinggian air bervariasi antara 1 sampai 1,5 meter. Bahkan, air juga sudah memasuki salah satu rumah warga di RT 26 RW 14 Dusun Krajan Kulon, atas nama Pak Bagong.
"Ketinggian variatif 1 - 1,5 meter, di selatan Jembatan Sitiarjo ketinggian air mencapai 30 sentimeter. Ketinggian banjir masuk rumah sekitar 40 sentimeter. Sementara terpantau masuk rumah satu rumah, saya mantau lagi di RT 26 RW 14 Dusun Krajan Kulon," ujarnya.
Sejumlah warga juga sudah mulai mengungsikan para anggota keluarganya yang berusia lanjut usia (lansia). Mereka dievakuasi ke tempat yang lebih aman, tetapi beberapa warga masih bertahan di rumahnya masing-masing karena kondisi banjir masih belum sepenuhnya memasuki area permukiman penduduk.
"Kalau yang ini nggak terlalu tinggi dibanding Oktober lalu. Tapi ini kita masih memantau terus, karena hujan masih turun, dan air laut pasang. Di hulu itu informasinya satu jam lalu hujannya masih tinggi, dan debit hujannya masih tinggi, estimasi perjalanan naik dari hulu sungai ke Sitiarjo kurang lebih satu jam lagi sampai ke sini," paparnya.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengungkapkan, saat ini personel BPBD masih bersiap untuk menuju lokasi banjir. Tim juga memantau kondisi cuaca di hulu bila kemungkinan hujan turun debit air banjir bisa saja naik.
"Sejauh ini kami masih dalam proses pemantauan, personel TRC BPBD dalam persiapan menuju lokasi di Rowotrate dan Dusun Krajan Kulon," kata Sadono.
(Arief Setyadi )