JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo mengungkap alasan partainya mematok target dua digit suara di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
Hal ini disampaikannya saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi DPP, Bappilu dan DPW Partai Perindo Se-Indonesia, pada Minggu (16/7/2023).
“Hari ini kita Rapat Koordinasi dengan DPP, Bappilu, dan DPW se-Indonesia. Pemilu kurang dari 7 bulan, waktu bisa panjang dan pendek tergantung efektivitas kinerja kita. Target perolehan suara kita itu mudah-mudahan tidak kurang dari target,” kata Hary Tanoe saat membuka acara Rakor di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta.
Hary mengakui bahwa target suara itu merupakan ambisius. Namun, menurutnya, tidak ada salahnya untuk mematok target yang ambisius. Dengan target yang besar maka akan diikuti oleh kerja keras dan memutar otak lebih keras untuk mencapai target tersebut.
“Ambisius? sangat ambisius, boleh dong ambisius, kalau kita tidak punya target ambisius, kita tidak mau bekerja keras dan memutar otak untuk mencapai itu, ini tantangan besar agar bagaimana kita mencapai target tersebut,” ujarnya.
Oleh karena itu, kata Hary, dalam Rakor ini dirinya akan menyampaikan secara rinci dan cermat bagaimana target suara itu bisa diperoleh, baik dari suara partai maupun calon legislatif (caleg). Suara-suara itu akan didapat dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Partai Perindo.
BACA JUGA:
“Iklan-iklan kita di TV, pemberitaan TV, portal, radio, media sosial, baliho, billboard, ambulans, gerobak, kegiatan sosial kita, kampanye akbar yang akan semakin intensif,” terang Hary Tanoe.
BACA JUGA:
“Jadi, aktivitas-aktivitas kita semua ini pasti akan menghasilkan suara, cuma berapa suara kita peroleh kita tidak akan pernah tahu,” tutur dia.
(Fakhrizal Fakhri )