BENGKALIS – Perlindungan anak tidak hanya membutuhkan regulasi, tetapi juga keterlibatan lingkungan terdekat agar hak dan tumbuh kembang anak dapat terjaga secara berkelanjutan.
Penguatan perlindungan anak juga dinilai penting untuk mencegah munculnya berbagai persoalan sosial yang dapat berdampak terhadap kualitas generasi muda di masa depan.
Karena itu, implementasi kebijakan Kabupaten Layak Anak didorong tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar dirasakan dalam kehidupan masyarakat.
Hal tersebut menjadi fokus dalam Sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Layak Anak yang digelar anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Partai Perindo Laurensius Tampubolon di Kabupaten Bengkalis, Riau.
Laurensius mengatakan Peraturan Daerah Kabupaten Layak Anak disiapkan untuk mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman, sehat dan mendukung perkembangan anak di Bengkalis.
“Target utama dari Perda ini adalah menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak agar generasi Bengkalis ke depan lebih berkualitas dan terlindungi,” ujar Laurensius, Jumat (22/5/2026).
Menurut dia, implementasi perlindungan anak membutuhkan dukungan lintas sektor agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan anak dan keluarga di lingkungan masyarakat.
“Ke depan kami akan mendorong kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat agar implementasi Kabupaten Layak Anak benar-benar dirasakan langsung oleh anak dan keluarga,” tuturnya.