Richard sempat mengemban tugas sebagai Pabandya Lid Sintel Kopassus, Danyon 11/Grup 1/Kopassus, Wadan Grup 2/Kopassus, Asintel Danjen Kopassus, Dan Grup 2/Kopassus, Dan Grup 3/Kopassus, hingga Wadanjen Kopassus. Untuk itu, tak heran bila dia memiliki Brevet Komando Kopassus.
2. Brevet Koopssus TNI
Brevet ini diberikan kepada prajurit yang terlibat dalam operasi khusus seperti bertugas menanggulangi aksi-aksi terorisme dan kasus teror yang mengancam ideologi, kedaulatan, keutuhan, dan keselamatan Indonesia. Sehingga tidak sembarangan orang yang bisa menyandang brevet pasukan "super elite" dari para "elite" ini.
Sebagai mantan Komandan Koopssus TNI, tak kaget jika Richard menyandang brevet ini. Kurang lebih satu tahun lamanya dia memimpin satuan gabungan dari tiga pasukan elite tiga matra TNI (darat, laut, dan udara) yaitu Satbravo-90 dari TNI AU, Satgultor-81 dari TNI AD, dan Denjaka dari TNI AL.
3. Brevet Kualifikasi Pandu Udara (Pathfinder)
Pada dasarnya Pathfinder merupakan unit satuan kecil yang diterjunkan ke suatu daerah sebelum pasukan utama. Sehingga kualifikasi yang mesti terpenuhi ialah mampu membaca medan dan mencari titik penerjunan hingga melaporkan.
4. Brevet Pertempuran Hutan
Brevet tersebut diberikan kepada prajurit yang telah menempuh latihan pertempuran hutan (jugle warfare). Latihan pertempuran hutan diketahui sangat menguras tenaga, fisik, dan pikiran para prajurit.
Selain harus menghadapi musuh yang sewaktu-waktu bisa datang menyerang, para prajurit juga dituntut harus bisa bertahan hidup di tengah belantara. Latihan pertempuran hutan bagi prajurit bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit.