JAKARTA - Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina menyebutkan, Rafael Alun Trisambodo lebih cinta hartanya dibandingkan anaknya yang kini menjadi terdakwa kasus penganiayaan David Ozora, Mario Dandy. Padahal, Mario Dandy membutuhkan belaan Rafael sebagai saksi di kasus tersebut.
"Pastinya, si Rafael ini lebih cinta harta dibanding anaknya, yang mana butuh belaan dia sebagai saksi meringankan," ujar Jonathan saat dikonfirmasi, Rabu (26/7/2023).
Menurutnya, Rafael sebagai orangtuanya Mario sejatinya diberikan kesempatan untuk hadir di persidangan anaknya itu menjadi saksi A De Charge. Namun, dia justru tak hadir membela anaknya itu di persidangan kemarin.
Adapun soal keengganan Rafael atau keluarganya membantu biaya restitusi itu, kata Jonathan, dia tak terlalu mempersoalkannya. Pasalnya, Mario Dandy bisa menggantinya dengan hukuman kurungan penjara selama sesuai aturan yang berlaku.
"Ya ganti kurungan, sesuai aturan hukum saja," tuturnya.
Sementara itu, pengacara David Ozora, Melissa Anggraeni menerangkan, ketidakhadiran Rafael Alun dalam sidang kasus penganiayaan berat berencana terhadap kliennya kemarin, sejatinya bukanlah merupakan saksi yang dimintai keterangan saat berita acara pemeriksaan (BAP) di penyidik kepolisian.
Dia menyinggung perihal pernyataan kubu Mario yang selama ini mengaku ingin membantu biaya perawatan David. Pengakuan itu ingin dibuktikan di persidangan lewat kesaksian Rafael, hanya saja Rafael justru menolak datang ke persidangan.
"Rafael bukan saksi yang telah dilakukan BAP. Kuasa hukum berkoar-koar selama ini keluarga ingin memberikan bantuan, lalu hakim mempersilakan (Rafael) hadir, sebenarnya mereka sedang menggali kuburnya," katanya.
Maka itu, tambah Melissa, dia menilai kubu Mario sejatinya tidak berniat untuk membayar biaya restitusi atas kliennya.
"Karena hakim sudah melihat tidak ada upaya apa pun dari mereka terkait tanggung jawab terhadap korban," jelasnya.
(Awaludin)