Ledakan Bom Hiroshima Jadi Pengingat Penting Dibentuknya PPKI untuk Kemerdekaan Indonesia

Susi Susanti, Jurnalis
Minggu 06 Agustus 2023 05:00 WIB
Kota Hiroshima (Foto: Wikipedia)
Share :

Orang-orang yang berada dalam jarak 300 kaki dari titik ledakan menguap seketika. Ledakan dan panas juga menanggalkan kulit dari tubuh, melelehkan bola mata, dan meledakkan perut.

Tiga hari berselang, saat tanggal 9 Agustus pesawat B-29 Bock's Car meluncur untuk mengebom Kokura. Akan tetapi, asap yang mengepul di atas sasaran menyebabkan pilot Sweeney mencari target alternatif lain yaitu Nagasaki.

Sekiranya pada pukul 11.02 pagi, Kota Nagasaki hancur luluh lantah akibat bom yang disebut 'Fat Man'. Bom itu meledak pada ketinggian1.800 kaki untuk memaksimalkan dampak ledakan tersebut.

Bom meratakan bangunan, menghancurkan sistem kelistrikan, dan menimbulkan kebakaran. Bom tersebut menghancurkan sekitar 39 persen kota Nagasaki, dan memakan korban ribuan penduduk.

Dalam kurun dua sampai empat bulan pertama setelah pengeboman terjadi, dampaknya menewaskan 90.000–146.000 orang di Hiroshima dan 39.000–80.000 di Nagasaki. Kurang lebih separuh korban di setiap kota tewas pada hari pertama.

Pada bulan-bulan seterusnya, banyak orang yang tewas karena efek luka bakar, penyakit radiasi, dan cedera lain disertai sakit dan kekurangan gizi. Di dua kota tersebut, sebagian besar korban tewas merupakan warga sipil meskipun terdapat garnisun militer besar di Hiroshima.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya