Wang mengakui reaksinya lebih intens dari yang dia duga. Dia mengatakan kepada BBC bahwa dia telah di-dox dan orang tuanya dilecehkan. "Semakin banyak orang yang menggunakan subjek ini untuk tujuan mereka sendiri dan menampilkan kedengkian, ini bukan maksud saya," tambahnya.
Komentar di bawah postingan Instagramnya tentang karya tersebut tidak lagi terlihat pada Senin pagi.
"Karya ini belum selesai," tulis kreator lain Gino Huang di Instagram.
"Seperti grafiti lainnya, ditutup dan didiskusikan akan menjadi akhir terakhir dari tembok ini. Kami berharap ini… menjadi bagian dari lingkungan ini yang dapat dilihat setiap hari saat orang melewatinya, dan dimasukkan ke dalam narasi yang lebih besar,” lanjutnya.
(Susi Susanti)