Merdeka dari Stigma, Visi Angkie Yudistia untuk Angkat Derajat Disabilitas

Putri Amanda, Jurnalis
Kamis 17 Agustus 2023 06:28 WIB
Angkie Yudhistia saat hadir dalam Special Dialogue Okezone (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Sejak Indonesia mengesahkan Konvensi Hak Penyandang Disabilitas PBB pada tahun 2006, isu-isu seputar disabilitas mulai menjadi fokus utama dalam banyak kebijakan pemerintah.

Peningkatan literasi disabilitas adalah salah satu prioritas utama. Literasi disabilitas berarti pemahaman dan pengetahuan tentang keberadaan, hak, dan kesejahteraan penyandang disabilitas. Walaupun perkembangan literasi disabilitas di Indonesia sudah mulai terlihat, namun masih banyak tantangan yang perlu dihadapi.

Pendapat dari Angkie Yudistira, seorang aktivis hak-hak penyandang disabilitas, menambahkan perspektif yang penting tentang tantangan dan potensi perkembangan literasi disabilitas di Indonesia.

"Kalau dibilang sempurna juga belum, tapi setidaknya kita mulai. Literasi disabilitas itu memang harus dimulai sedini mungkin dari sekolah, dari keluarga," katanya.

Proses ini dimulai di lingkungan sehari-hari. Sekolah dan keluarga adalah titik awal dalam pembelajaran tentang disabilitas. Pendidikan tentang disabilitas harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak bisa belajar tentang inklusivitas dan hak-hak semua individu, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus.

Namun, pemahaman yang tepat tentang disabilitas tidak hanya harus dibatasi pada tingkat pendidikan awal. "Kalau kita melihat sesuatu yang berbeda itu kan artinya bagaimana mindset kita memandang itu. Jadi literasi disabilitas tuh masih terus disosialisasikan terus menerus," ujar Angkie, dalam Special Dialogue Okezone, pada kamis (17/8/2023)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya