JAKARTA - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkap tiga memori dan pesan untuk calon pemimpin bangsa yang akan berkontestasi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Hal itu dia ungkapkan saat memberikan sambutan dalam pembukaan museum dan galery SBY- Ani di Pacitan, Jawa Timur.
"Ada tiga memori dalam mengemban tugas negara dan menjalankan amanah rakyat. Memori pertama adalah kita dulu ingin berbuat yang terbaik,”ujar SBY.
“Kita ingin mengatasi semua permasalahan bangsa. Tanpa mengeluh. Karena itulah tugas kita. Tanggung jawab kita. Kewajiban kita. Tanpa harus menyalahkan masa lalu," lanjut SBY.
Masih kata SBY, dirinya juga ingin membuat Indonesia kita lebih maju. Dan dalam mencapai tujuan, dalam mengemban misi pihaknya memilih menggunakan cara yang patut.
"Kita peduli pada cara untuk mencapai sebuah tujuan. Kita tidak memilih menggunakan cara yang tidak patut. Seperti yang disampaikan banyak orang, dalam ajaran Machiavelli, katanya yang disebut menghalalkan segala cara," ungkapnya.
Untuk itu SBY mengaku tidak mau melanggar dalam mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan permasalahan yang berat tanpa melanggar konstitusi, pranata hukum, kaidah moral dan etika, dan nilai-nilai keadilan serta demokrasi.
"Memang dengan prinsip ini untuk memajukan bangsa kita tantangannya luar biasa. Jalan yang kita tempuh sering tidak mudah, kita harus bersabar, tegar, dan berikhtiar. Kita sungguh tidak ingin menyalahgunakan kekuasaan yang kita miliki. Bagaimana kita memaknai kekuasaan," kata SBY.