BENGKULU - Bakal calon legislatif (Bacaleg) DPR-RI Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Bengkulu, Partai Perindo, Heri Budianto bersama Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo, Kabupaten Bengkulu Tengah, Arsyad Hamzah memberikan dukungan pertunjukan kesenian Kuda Lumping di Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Sabtu (19/8/2023).
Partai berlambang Rajawali yang mengembangkan sayap dan ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 ini, kata Ketua DPD Partai Perindo, Kabupaten Bengkulu Tengah, Arsyad Hamzah, salah satu bentuk untuk tetap melestarikan seni budaya peninggalan nenek moyang.
Hiburan rakyat ini merupakan bentuk kepedulian partai yang dipimpin Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan mendukung Bacapres Pemilu 2024 Ganjar Pranowo ini. Sebab, terang Arsyad, kebudayaan ini telah secara turun menurun yang dibawa ke Bengkulu.
Partai yang dikenal sebagai partai modern yang peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja dan Indonesia sejahtera itu, lanjut Arsyad, terus berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan seluruh kebudayaan masyarakat yang ada di Bengkulu Tengah, khususnya.
"Ini terus kita lestraikan sehingga menjadi kebanggaan dan persatuan masyarakat. Kita harap Partai Perindo hadir ditengah masyarakat ini dapat diterima masyarakat dan bukan hanya di Bengkulu Tengah melainkan di seluruh penjuru Indonesia," kata Arsyad, Sabtu (19/8/2023).
Sementara itu, salah satu panitia hiburan rakyat Paguyuban Seni Karawitan sanggar Suryo Kencono, Rofidin Kasatendri mengatakan, suport dari Partai Perindo sangat disambut baik masyarakat dalam kegiatan kesenian rakyat ini.
BACA JUGA:
Dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Bacaleg DPR-RI Dapil Bengkulu, Partai Perindo, Heri Budianto dan Ketua DPD Partai Perindo, Kabupaten Bengkulu Tengah, Arsyad Hamzah, yang telah memberikan dukungan guna melestarikan seni kuda kepang.
BACA JUGA:
"Kami banyak mengucapkan terima kasih atas suport dari Partai Perindo," tutup Rofidin.
(Fakhrizal Fakhri )