Nasib Mujur Feisal Tanjung, Bisa Jadi Panglima Setelah Sempat Gagal Daftar TNI AL

Arief Setyadi , Jurnalis
Rabu 23 Agustus 2023 06:03 WIB
Jenderal (Purn) TNI Feisal Edno Tanjung (Foto: Wikipedia)
Share :

Kala itu Feisal baru berusia 15. Namun Kegagalan tak membuatnya putus asa. Tamat SMA, lagi-lagi dia mengisi formulir pendaftaran masuk AAL. Tapi kali ini dia juga mendaftar di Akademi Militer Nasional atau AMN (kini Akademi Militer/Akmil).

Surat panggilan dari AMN ternyata datang terlebih dahulu. Akhirnya Feisal mengikuti seleksi dan lolos tingkat kodam hingga akhirnya resmi menjadi calon prajurit taruna (capratar) pada 1958.

Jadi Panglima TNI

Prestasi yang ditorehkan Feisal Tanjung cukup cemerlang. Prajurit dari kecabangan infanteri ini banyak ditempa di Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang kelak berubah menjadi Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha) dan akhirnya Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Feisal juga berkiprah di Pasukan Cakra alias Kostrad.

Sederat jabatan pernah melekat di pundak prajurit tempur ini. Dimulai dari komandan peleton dan kompi di Yonif 152 Kodam XV/Pattimura, dia lantas menjadi Komandan Kompi Tanjung Batalyon 2 RPKAD, Komandan Detasemen 41 Grup 4 RPKAD, hingga Wakil Komandan Grup 1 RPKAD (Grup 1/Para Komando).

Di Baret Hijau, tentara yang pernah terlibat operasi penumpasan G30 S/PKI ini dipercaya sebagai Kastaf dan Komandan Brigif Lintas Udara 17 Kostrad. Setelah itu meroket sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Kostrad, Kepala Staf Komando Tempur Lintas Udara Kostrad dan akhirnya Panglima Komando Tempur Lintas Udara Kostrad (Divisi Infanteri 1/Kostrad).

Feisal terus menanjak dengan dipromosikannya sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri pada 1983 hingga 1985, kemudian Pangdam VI/Tanjungpura (1985-1988). Setelah itu dia dipercaya sebagai Dansekoad, kemudian Kasum ABRI.

“Dari posisi Kasum itulah Feisal naik ke kursi Panglima menggantikan Edi Sudrajat yang duduk di kursi pimpinan ABRI selama hanya hampir tiga bulan,” kata Salim Said dalam buku “Dari Gestapu ke Reformasi: Serangkaian Kesaksian”.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya