Pengangkatan Benny Moerdani sebagai Panglima TNI Picu Perdebatan, Begini Kisahnya

Nanda Aria, Jurnalis
Kamis 24 Agustus 2023 04:16 WIB
Benny Moerdani picu perdebatan kala diangkat jadi Panglima TNI oleh Soeharto/Foto: Perpusnas
Share :

Orang tuanya wafat dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Bonoloyo, Solo. Keduanya dimakamkan berdampingan dengan tiga kerabatnya yang lain dalam satu kelompok makam keluarga yang disebut pamijen.

Tak jauh dari pamijen tersebut terdapat pamijen lain tempat keluarga Moerdani, salah satunya Sandy Moerdani, kakak kandung Benny Moerdani. Di makamnya tertancap bendera merah yang menandakan ia seorang panglima perang.

 BACA JUGA:

Sandy wafat pada usia 58 tahun, tepatnya pada 20 Desember 1986 di Jakarta. Pada massa perang kemerdekaan, Sandy pernah menjadi tentara pelajar dan bertempur melawan pasukan Belanda bersama brigade V/Panembahan Senopati yang dipimpin Letnan Kolonel Slamet Riyadi. Semangat bertempur Sandy diturunkan pada kedua adiknya, Harry dan Benny.

"Harry dan Benny juga menjadi tentara pelajar, tapi mereka bergabung dengan Detasemen II Tentara Pelajar Brigade 17 Tentara yang dipimpin Mayor Achmadi,” ungkap Aloysius Sugiyanto yang merupakan mantan perwira menengah Badan Intelijen Negara, yang pernah menjadi ajudan Slamet Riyadi.

Sejak muda, Benny berkeinginan sebagai tentara, selesai perang masuk ke pelatihan pasukan komando di Batujajar embrio Kopassus. Moerdani muda sangat nasionalis, menolak dilatih oleh orang Belanda.

Bahkan, Benny Moerdani muda menangkap komandannya karena akan makar terhadap Jend AH Nasution.

(Nanda Aria)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya